Bismillah…………, Menata Kembali

Ketika sebuah bangunan rumah, yang didirikan dengan pondasi, ditegakkan dengan tiang-tiang, dikokohkan dengan tembok dan atap, mulai mengalami perubahan disana-sini, atap yang mulai bocor, dinding yang mulai retak, tiang yang mulai miring dan pondasi yang mengalami deformasi, maka hal yang perlu dilakukan adalah di rehab. Rehab inilah yang dimaksud dengan penataan kembali.

Begitu juga hati manusia. Ia memiliki bangunan rumah yang namanya Niat, yang memiliki komponen-komponen pendukung untuk mencapai apa yang ia niatkan. Seiring berjalannya waktu, kadang niat juga mengalami perubahan. Yang awalnya untuk mendapatkan ridho Alloh SWT, berubah mencari ridho selain Alloh SWT. Awalnya untuk beribadah kepada Alloh SWT, berubah menjadi pengabdian kepada selain Alloh SWT. Perubahan niat ini yang kadang terjadi dan tanpa sengaja kita lakukan. Perubahan ini perlu dilakukan rehab, dengan penataan kembali niat awal.

Kembalikan kepada Alloh SWT

“Setiap amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadist ini mengandung sebuah pernyataan bahwa segala aktifitas kita, baik itu yang berhubungan dengan Rabb maupun makhluk-Nya, adanya sebuah niat. Niat yang bagaimana? Niat di dalam hati untuk mendapatkan ridho Alloh SWT dan bentuk pengabdian seorang hamba kepada Alloh SWT. Niat yang selama ini kita peruntukkan kepada selain Alloh, harus dikembalikan niatnya kepada Alloh. Karena Alloh yang telah menciptakan manusia dan yang memberikan nikmat kehidupan kepada manusia. Bila kita niatkan untuk mendapatkan ridho Alloh SWT, maka kemudahan dan kebahagiaan yang akan di dapatkan di dunia. Maka tatalah kembali niat yang ada pada hati kita yang selama ini telah mengalami perubahan hanya kepada Alloh SWT. Agar hidup tenang dan nyaman dan meraih sukses dunia akhirat.

Hadist ini mendorong kita untuk ikhlas dalam segala perbuatan dan ibadah agar mendapat pahala di akhirat serta kemudahan dan kebahagiaan di dunia.

Semua perbuatan baik dan bermanfaat, jika diiringi niat yang ikhlas dan hanya mencari keridhaan Alloh, maka perbuatan tersebut adalah Ibadah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *