Motivasi Diri 3

Setelah kita memahami faktor-faktor yang mempengaruhi turunnya motivasi (low morivation) dan faktor apa saja yang dapat meningkatkan motivasi, ditulisan yang ketiga ini akan dibahas tentang Motivasi Utama seseorang dalam setiap aktivitasnya.

Banyak hal yang mempengaruhi motivasi seseorang. Ada karena faktor internal, dimana kesungguhan dan kejelasan tujuan dalam hidup menjadi nilai tambah dalam setiap aktivitas. Dan faktor eksternal seperti keluarga, teman, lingkungan kerja dan tempat tinggal, adalah faktor-faktor yang dapat meningkatkan motivasi seseorang. Namun dari kessemua itu, ada satu hal yang menjadi puncak motivasi seseorang, yang dapat meledakkan potensi seseorang dan disetiap aktivitas menjadi lebih semangat dan bernilai serta kreatifitas akan muncul seketika.

3. Motivasi karena Allah
Ya, Allah SWT lah yang menjadi motivasi kita. Kenapa? karena Allah yang telah menciptakan manusia, yang mulanya berawal dari setetes air mani kemudian menjadi manusia seutuhnya. Manusia yang diberikan panca indera penglihatan, pendengaran, pengecapan, penciuman, peraba. Manusia yang hidup bergantung pada oksigen yang ada di Bumi, dimana segala sesuatu yang ada di langit dan dibumi merupakan hasil penciptaan Allah SWT. Manusia yang diberikan kelebihan akal oleh Allah untuk berpikir, guna dapat merenungi segala penciptaan yang ada di langit dan di bumi. Semua proses ini tidak terlepas dari Allah sebagai sang pencipta.

Allah SWT harus kita jadikan tujuan akhir hidup kita. Menjadi penyemangat hidup bahwa segala aktivitas kita akan bernilai dan bermanfaat bila Allah menjadi tujuan kita. Seseorang yang menjadikan Allah sebagai motivasi, maka pada dirinya tidak akan ada ketakutan dalam melangkah. Telah hilang pada dirinya keraguan dalam bertindak. Munculnya kepercayaan diri yang sangat tinggi. Dan menjadi orang yang tulus ikhlas dalam setiap aktivitasnya. Ini semua dikarenakan kesadaran seseorang bahwa ia adalah hamba Allah yang telah Allah ciptakan untuk menjadi khalifah/pemimpin di bumi. Kesadaran seseorang karena ia hidup hanya untuk beribadah kepada Allah. Kesadaran akan kelak ia akan mengadili pengadilan Allah yang sangat adil. Dan itu semua hanya untuk mengharapkan Ridho Allah.

Mari kita jadikan Allah sebagai tujuan hidup kita. Menjadi motivasi setiap aktivitas kita. Menjadi penyemangat hidup untuk mengarungi kehidupan mendatang.

follow me on twitter : @muftivariz
facebook : Mufti Fathonah Muvariz
linkedin : muftivariz
salingsapa : muftivariz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *