Motivasi Diri 2

Sebelumnya telah kita ulas tentang apa saja yang membuat motivasi kita yang menurun dan cenderung tidak ada motivasi. Yang sebagian besar diakibatkan oleh beberapa faktor. Saya membaginya menjadi 2 faktor besar. Faktor internal dan eksternal. Nah untuk tulisan ini saya akan membahas faktor-faktor yang berpengaruh dan bagaimana cara meningkatkan motivasi kita.

1. Faktor Internal
Setiap diri kita memiliki kecenderungan untuk melakukan yang terbaik disetiap aktivitas kita. Baik itu hal-hal yang sederhana maupun pekerjaan-pekerjaan besar yang menghabiskan waktu dan tenaga kita. Namun kecenderungan untuk melakukan yang terbaik bersifat sementara atau berjangka pendek. Kita hanya menyelesaikan setiap pekerjaan kita namun kebermanfaatan pada diri kita tidak terasa sama sekali. Dan cenderung motivasinya adalah duniawi, seperti gaji, cepat naik pangkat/jabatan, mendapatkan penghargaan, dll. Kesemua hal ini hanya akan merusak setiap aktivitas kita, karena pekerjaan yang kita lakukan hanya untuk mendapatkan keuntungan dunia.

Terus, motivasi seperti apa yang baik?
Motivasi diri yang baik adalah niatkan pada diri kita bahwa segala aktivitas yang kita kerjakan mempunyai nilai kebermanfaatan bagi diri, keluarga, bangsa, dan agama. Niatkan dari awal bahwa pekerjaan kita memberikan manfaat bagi orang-orang yang kita cintai, orang yang kurang mampu, saudara seiman, dan agama. Sehingga memberikan nilai lebih pada setiap aktivitas kita. Pekerjaan yang kita jalani akan terasa nyaman dan selalu bersemangat. Niat ini harus dilandasi oleh Keimanan pada Allah SWT. Tanpa adanya iman maka segala aktivitas kita tidak akan ada nilainya dimata Allah SWT.

2. Faktor Eksternal
Pengaruh motivasi seseorang juga disebabkan oleh lingkungan sekitar kita. Kondisi keluarga, teman, lingkungan tempat tinggal dan tempat kerja juga menjadikan motivasi kita naik turun.

a. Keluarga
Rumah adalah tempat yang paling nyaman untuk kita beraktivitas. Disanalah kita menemukan kesejukan, ketenangan dan kebahagiaan yang begitu bernilai. Bagi seorang anak, ia sangat membutuhkan dukungan dari orang tua dan saudara-saudaranya dalam mencapai cita-citanya. Seorang Ayah sebagai seorang pemimpin di keluarga, juga membutuhkan dukungan dari istri dan anak-anaknya untuk selalu memberikan yang terbaik disetiap pekerjaannya. Jadikanlah keluarga yang merupakan orang-orang terdekat kita sebagai motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik disetiap aktivitas kita.

b. Teman
Setelah keluarga yang merupakan orang terdekat kita. Berikutnya adalah teman yang menjadi orang terdekat kita. Teman yang baik akan selalu memberikan motivasi dan dukungan yang baik. Begitupun sebaliknya, teman yang buruk akan selalu memberikan motivasi dan dukungan yang buruk. Kita perlu memilih teman yang memberikan manfaat bagi kita. Bukan memanfaatkan teman ya. Maksud saya adalah teman yang selalu memberikan masukan,sara,kritik yang membangun guna selalu memotivasi kita untuk memberikan yang terbaik disetiap pekerjaan kita. Teman seperti inilah yang akan mempengaruhi setiap motivasi kita. Dan cenderung teman ini akan selalu memberikan efek yang positif pada diri kita.

c. Lingkungan Tempat Tinggal
Lingkungan tempat tinggal juga sangat berpengaruh pada motivasi kita. Lingkungan dengan kondisi yang cenderung dengan egoisme, individualis, adalah lingkungan yang sangat buruk. Lingkungan yang tidak peduli pada tetangganya. Ini akan berpengaruh pada pola interaksi kita dan motivasi kita. Maka jauhilah lingkungan tempat tinggal yang seperti ini. Cari lingkungan yang mempunyai pola interaksi sosial yang baik. Dengan interaksi sosial yang baik maka kita akan mendapatkan wawasan dan pengalaman dari orang-orang di lingkungan tempat tinggal kita guna memotivasi diri kita.

d. Lingkungan Tempat Kerja
Sama halnya dengan lingkungan tempat tinggal, begitupun juga di tempat kerja. Tempat dimana setiap hari kita beraktivitas untuk mencari nafkah perlu juga yang mempunyai interaksi sosial yang baik. Jangan sampai kita bekerja namun tidak kenal dengan teman sekantor. Ini hanya akan memperparah motivasi kita disetiap aktivitas pekerjaan kita. Carilah tempat kerja yang memiliki kegiatan berkumpul rutinan untuk bersilaturahim. Bila belum ada, maka kita yang menjadi pelopornya untuk membuat kegiatan rutinan agar rasa kekeluargaan dalam kantor lebih erat.

Ada 1 faktor lagi yang memiliki peranan penting. Dan ini merupakan faktor yang paling utama dalam memotivasi diri kita. Pembahasannya akan saya lanjut di tulisan berikutnya.

Semoga Bermanfaat

follow me on twitter : @muftivariz
skype : muftivariz
facebook : Mufti Fathonah Muvariz
salingsapa.com : muftivariz
linkedin.com : Mufti Fathonah Muvariz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *