Akhir Pekan : Rihlah ke Pantai Pasir Putih, Situbondo Part 1

Akhir pekan ini merupakan agenda Rihlah yang mendadak. Keputusan untuk berangkat diputuskan 1 jam menjelang berangkat. Keputusan yang berat karena ada dua agenda lain pada hari sabtu yang juga penting untuk dihadiri. Agenda silaturahim dengan wisudawan PH JMMI 09-10 pada sore harinya, trus malamnya ada agenda liqo. Namun ku putuskan untuk berangkat juga, karena kesempatan untuk jalan2 bareng teman-teman jarang sekali.

Tempat Rihlah yang dikunjungi adalah Pantai Pasir Putih, Situbondo. Kenapa pilihannya ke situbondo? kebetulan teman-teman ada survey lapangan penelitian. Penelitiannya membutuhkan data primer dari Arus Laut di situbondo. Untuk mendapatkan data primer arus laut menggunakan alat yang namanya Currentmeter. Harga currentmeter ini sangat mahal ternyata. Harganya sama denganĀ  1 mobil kijang innova. Berikut dibawah ini adalah gambar current meter.

Tim yang berangkat ada 14 orang dengan menggunakan 2 mobil. Tim 1 : Bagus, Alfa, Saya, Septian, Efi, Afid, Budi dan Faisal. Tim 2 : Fahmi, Mas Arif, Isom, Wegan, Sony dan Catur. Masing-masing tim dipimpin oleh satu orang. Tim 1 dipimpin oleh Alfa dan tim 2 oleh Fahmi. Keduanya juga bertugas sebagai driver masing-masing tim. Perjalanan dimulai dengan kumpul di Lab. Hidrodinamika jam 23.00 Jum’at malam. Dalam perjalanan ada pertukaran anggota tiap masing-masing tim. Pertukaran antara tim 1 diwakili oleh Budi dan tim 2 oleh Isom. Pertukaran ini terjadi karena di tim 2 pada tidur semua, tidak ada yang menemani pimpinan tim 2. Agar tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan maka terjadi pertukaran untuk menemani Fahmi selama perjalanan.

Selama perjalanan, kami menjumpai pemandangan yang sangat indah. Pemandangan yang bila dilihat maka semua orang akan berdecak kagum. Kami menyebutnya “FPSO“. Sebenarnya bukan “FPSO” sungguhan, namun bila dilihat pada waktu malam mirip bangunan FPSO. Kemiripan ini karena pancaran lampu yang ada di bangunan tersebut. Menghasilkan pencahayaan yang baik dan menampilkan setiap sudut dari bangunan tersebut. Bangunan itu adalah pembangkit listrik Jawa-Bali di daerah Paiton. Setelah melewati gedung pembangkit listrik paiton, maka kamipun istirahat sejenak, terutama buat pimpinan masing-masing tim. Terlihat letih dan ngantuk, karena selama perjalanan memimpin masing-masing tim.

Setelah istirahat sejenak, kami langsung melanjutkan perjalanan ke pantai pasir putih, Situbondo.

0 Comments to “Akhir Pekan : Rihlah ke Pantai Pasir Putih, Situbondo Part 1”

  1. kapan kita bisa maen mobil2an lagi uda upeti….
    pembalap antar pulau antar propinsi…

    1. mobil-mobilan…………..
      macam mobil mainan ae……

      ntar kalo aq main2 k jawa ya…….
      he he he he……….
      awakmu yo podo, pembalap F1 dari ponorogo……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *